Saturday, June 8, 2019

mengendapkan

Gambar mungkin berisi: cangkir kopi, minuman dan makanan

Bekal menuruni pagi di hari kamis 4April, dini hari sebelum subuh, mungkin bisa dimaknai sebagai sahur, semoga hari ini terlalui dengan hikmat hingga magrib tanpa kendala keluhan badan yang kian renta.
Banyak pekerjaan yang masih dalam bentuk rencana, sampai kadang tak tahu mana yang harus didahulukan karena semuanya penting dan saling berdesakan ingin disegerakan. Pikiran yang berjubelanpun seperti antri berdesakan ingin diutarakan.
Perlu memilah dan memilih untuk bagaimana 'mengendapkan' semua yang tersirat agar dapat melawan lupa.
Ada waktunya untuk berhenti sejenak, srupuuuttt.....mari ngopi dulu. Selamat pagi.....😀

selintas...

Terkadang tiba-tiba pikiran atau makna sesuatu itu melintas di kepala, mungkin boleh kusebut hikmah atau pemahaman akan sesuatu dan semacam itulah..... seringnya justru saat sedang di posisi tidak standby untuk mengabadikannya dengan menulisnya, Ambil contoh misalnya saat sedang cuci piring di dapur, teng....pikiran nyampai kesuatu hal seperti yang kumaksud di atas tadi, tapi untuk tiba-tiba menghentikan aktifitas di dapur terus beralih ke hp rasanya enggak banget dech....tak mungkin gitu, dan kurang elok juga nampaknya, secara kerjaan rumah lebih wajib daripada sekedar pegang hp, lagipula terlalu ribet memotong aktifitas kerjaan dapur yang kurang menyenangkan, jadi sebisa mungkin menyelesaikannya dengan cepat barulah yang lain-lain, sebab kalau tidak bisa berantakan lamaaa.....lagipula tangan sedang basah dan belepotan sabun cuci piring, and then....alamakkk......selesai nyuci piring lupa dech !!

Cerita Takjil


Pada suatu hari di bulan Ramadhan,
sesekali pengin beli takjil buat buka puasa, karena sepanjang siang panas sekali dan gerah maka pilihan jatuh pada yang seger-seger , es buah atau sop buah. Banyak pedangang menawarkan dua item itu di sore hari, kebanyakan penjual kagetan alias janua ada di bulan Ramadhan saja, sehingga belum tahu mana yang sipp, lagi pula baru kali ini ingin cari yang dingin-dingin (sebelumnya selalu buka dengan yang panas-panas).
Akhirnya beli dua-duanya, yang judul jualannya es buah dan sop buah, kemasannya sama menggunakan gelas/ cup plastik berpenutup dan sudah dikemas lengkap dengan sendok platik dan sedotannya, pendek kata tinggal ambil, praktis, bisa beli sambil tetap nangkring di motor atau tanpa turun dari mobil (drive thru).
Saat berbuka pun tiba, langsung dibuka keduanya, yang sop buah tak masalah, yang es buah ternyata buahnya hanya nanas dan biji selasih, sedangkan yang lainnya palsu, alias kw !! kelapa mudanya kw, melon nya kw, pepaya kw, semuanya jely/agar-agar warna warni dengan berbagai bentuk ada yang kotakl ada yang bulat, tambah nata de coco. Dah gitu aja sengaja gak pake foto grak !! Ramadhan 15 Mei