Monday, June 19, 2017

hari kesepuluh Ramadhan 1438H

Bulan Juni 2017 kuanggap penting , karena itu aku ingin sekedar 'mengabadikannya' dalam tulisan di sini meski tanpa foto dan ilustrasi apapun. Sebenarnya aku juga tidak punya alasan mengapa harus diabadikan, bukankah segala sesuatu itu akan berlalu seiring waktu, dan apalah artinya sebuah moment dan kenangan ketika segala sesuatu itu telah berlalu, dan tak akan terulang kembali.
Aku juga tidak bisa menjelaskan dengan pasti mengapa harus kuabadikan di dunia maya ini, padahal aku tidak ingin ikut-ikutan orang yang suka mengupdate segala sesuatunya di media sosial. Aku juga menyadari sepenuhnya bahwa tidak semua tulisan dibuat untuk dibaca kembali, ada yang sekedar menulis saja tanpa berharap apapun  bahkan tidak berharap untuk dibaca kembali dan mungkin itulah yang kulakukan kali ini.

Related image
Kembali ke Juniku 2017,
bertepatan dengan Ramadhan 1438H,  kuanggap penting karena hari kesepuluh adalah hari kelahiran putraku, dan pertengahan Ramadhan adalah hari ulang tahun paitua, sementara pas Syawal nya nanti adalah Wedding Anniversary yang ke 27 tahun.  Itulah sebabnya Ramadhan kali ini kuanggap perlu untuk diabadikan, meskipun aku tak bisa sungguh-sungguh 'menikmati' moment kenangan itu secara sungguh-sungguh dan sepenuh hati. karena entah mengapa hampir sepanjang bulan ini hatiku dipenuhi kegalauan, was-was, kekhawatiran, keraguan, dan ketidak tenangan.
Pertama soal paitua rencana pulang kampung sendirian dalam kondisi lokasi yang dituju sedang dalam musim timur yang cuacanya cukup mengkhawatirkan untuk menempuh perjalanan, aku tak berharap ia melakukan perjalanan tapi aku tak juga bisa mencegahnya, harapanku ia bisa memutuskan sendiri tentang yang terbaik untuk dilakukannya.
kedua rencanaku ingin berlebaran sesuai konsepku sepertinya terancam kacau balau dan gagal total, aku merasa tak ada jaminan keamanan dan kenyamanan semuanya akan berlangsung sebagaimana yang kuinginkan. Aku seperti takut tersenyum karena kekecewaan seperti menghadang....tapi semoga ini hanya kekhawatiran yang berlebihan, semoga semuanya baik-baik saja tanpa kurang suatu apa.
Bahagiaku, aku sudah menyelesaikan project dapur membuat sekedar beberapa stoples kuker untuk lebaran, tinggal beberapa step lagi maka bereslah semuanya. Lalu setelah itu???
semuanya masih rahasia Yang Kuasa, aku belum tahu, dan belum terlalu mau pusing memikirkannya. Semua urusan pekerjaan kuletakkan sejenak selama beberaa hari, aku berniat mengambil libur dari kantorku sendiri untuk sejenak menjadi ibu rumah tangga dengan segala kesibukannya menyongsong Idul Fitri....Mohon maaf lahir & bathin. #20617#

No comments:

Post a Comment