Wednesday, November 1, 2023

Pohon musimku di 2014

Sejak 2014, aku memantau pohon musim yang berdiri setia di depan rumah, tepat di tepi jalan. Ia bukan sekadar pohon peneduh, melainkan saksi waktu—diam, namun selalu hadir. Tahun demi tahun aku memperhatikannya, seolah kami punya janji tak tertulis untuk saling mengingat.

Foto ini kuambil sekitar bulan November 2014. Saat itu kondisinya sedang bersemi. Daun-daunnya segar, berkilauan saat tersentuh matahari pagi, berpadu cantik dengan langit biru yang dipenuhi awan. Ada rasa lapang setiap kali memandangnya, seperti melihat harapan yang tumbuh tanpa suara.

Itulah catatanku di tahun 2014. Pohon ini adalah pohon ketapang, tetapi aku menamainya “pohon musim”. Ia setia mengikuti siklus seperti di tempat-tempat yang memiliki empat musim—daun tumbuh, menua, gugur, lalu lahir kembali. Dari pohon inilah aku belajar bahwa perubahan tidak selalu harus pergi jauh. Kadang, pelajaran hidup berdiri tepat di depan rumah, menunggu untuk diperhatikan.

Pohon musimku tinggal kenangan



Tanggal: 2 Nov 2023 11.45
Subjek: Pohon musimku tinggal kenangan



Pohon musim ku Tinggal Kenangan tepatnya hari kemarin tanggal 1 November 2023 resmi ditebang bahkan sampai bawah dan tinggal hanya tonggaknya saja kondisinya memang seperti sedang di musim dingin jadi hanya ranting saja jadi seperti pohon yang sudah tua begitu atau Entahlah biasanya November dia sudah bersemi sudah berdaun lagi tapi karena situasi saat ini juga sedang kering kemaraunya agak panjang belum turun hujan juga jadi ya mungkin memang sudah waktunya jadi sekarang pohon musimnya sudah tidak ada pohon kesayanganku pohon kenanganku pohon yang kujadikan sebagai apa ya teman begitu karena aku nggak punya teman temanku satu-satunya adalah apa yang bisa kulihat dan yang bisa kulihat hanyalah ke arah depan dan di arah depan hanya ada pohon-pohon yang menarik diantaranya selain pohon mangga yang saat ini sedang berbuah juga adalah pohon ketapang yang saya menyebutnya sebagai pohon musim karena dia mengikuti siklus dari daerah-daerah yang mengalami 4 musim jadi menjelang musim gugur dia pun gugur daunnya berubah menjadi merah kemudian gugur dan tinggal ranting saja menjelang musim dingin nah posisinya saat ini kemarin saat ditebang adalah tinggal ranting saja.
Memang merasa kehilangan tapi tak bisa berbuat apa-apa jadi kutuliskan saja kenangan di sini dan semoga menjadi kenangan yang baik terima kasih pohon

Sunday, October 1, 2023

Pohon mangga

Ini foto tentang pohon manggaku yang ada di depan rumah setelah hampir 12 tahun kami berada di sini pohon ini baru dua kali berbuah dan ini adalah kali yang kedua meskipun musim kemarau panjang dan suasananya kelihatan kayak gersang tapi buahnya lumayanlah ini adalah mangga si mana lagi yang meskipun masih mentah ataupun sudah matang tetap manis artinya tidak tidak ada nuansa asam atau kecut atau apa kayak gitu jadi baik mentah maupun matang rasanya tetap enak saja aku bersyukur akhirnya berbuah pohon yang ketika kami 12 tahun yang lalu masih kecil masih Tunas ini sudah besar dan memberikan buah yang banyak ini adalah rezeki ini adalah kemurahan Allah terima kasih ya Allah semoga keberkahan ini membawa pada keberkahan keberkahan lain yang lebih besar yang berlipat-lipat kali kebaikannya dan akan memberikan kesegaran ketentraman dan kebaikan untuk kami, dan senantiasa terlindung dari hal-hal buruk yang mencemaskan hati dan pikiran maka tenangkanlah kami senantiasa dalam lindunganmu amin amin ya robbal alamin